Pada tanggal 15 November 2017 telah diadakan Lunch Break, atau sharing session dari I CARE Indonesia kepada PT. Dalle Energy bertempat di kantor PT. Dalle Energy di Jakarta Selatan. Acara dimulai dengan perkenalan tentang I CARE Indonesia dan dilanjutkan dengan presentasi tentang “Mengapa Kita Harus Beralih ke Energi Terbarukan?” oleh Aditya Mulya Pratama selaku perwakilan dari I Care.

 

Sesi presentasi kedua dibawakan oleh Bapak Achdiat Bagdja selaku perwakilan dari tim Dalle Hydro Energy dan mendiskusikan tentang pemanfaatan Energi Air.

Sesi tanya jawab dimulai dengan mendiskusikan tentang kendala yang dihadapi pada pembangunan sebuah pembangkit bertenaga air. Menurut Bapak Achdiat Bagdja, kendala pertama adalah sewaktu sosialisasi dengan masyarakat yang terkait dengan pembebasan lahan, sedangkan kendala kedua adalah regulasi yang tidak stabil, yang berasal dari permasalahan feed in tariff. Selain itu perizinan yang tidak mudah juga semakin mempersulit proses pembangunan PLTM.

Kemudian menurut Bapak Isis, PLN sebagai user pun bersifat tidak konsisten. Base load yang digunakan oleh PLN saat ini berasal dari dua sumber energi yaitu geothermal dan hydro. Kendala yang lain adalah kurangnya pembeli dan permintaan listrik. Kemudian diskusi terbuka dilakukan oleh Bapak Isis karyawan dari Dalle Engineering services. Sedangkan menurut Bapak Medani, karyawan dari Dalle Engineering Services otonomi daerah menyebabkan pembebasan lahan semakin sulit karena membutuhkan upaya dan dana yang sangat banyak.

Diskusi kemudian berlanjut dengan pengenalan lebih jauh tentang I CARE Indonesia sendiri yang dimulai oleh Bapak Faiz. Ketertarikan Bapak Faiz selaku direksi Dalle Energy untuk mengetahui sumber pendanaan I CARE Indonesia serta fokus utama dari I CARE Indonesia.

Menurut Bapak Ibrahim selaku perwakilan dari I Care, I CARE berangkat dari tujuan untuk mengedukasi masyarakat mengenai energi terbarukan. Dana operasional I CARE Indonesia berasal dari donasi dan kedepannya I CARE Indonesia kami ingin menjadi CSR dari perusahaan-perusahaan. I CARE juga banyak mengkaji tentang regulasi dan berencana membangun desa energi terintegrasi di Jawa Barat

Pertanyaan berikutnya datang dari Bapak Medani yang menanyakan apakah I CARE Indonesia turut berkontribusi dalam menyelesaikan masalah di bidang energi terbarukan. Salah satu contoh masalah adalah sangat rumitnya prosedur yang panjang untuk membuat sebuah pembangkit listrik bertenaga sampah yang tidak ditanggapi oleh Presiden dan Menteri ESDM mengenai masalah terkait. Menurut Bapak Ibrahim, I CARE Indonesia berperan dalam menyilangkan info antara stakeholder terkait.

Adapun mengenai materi yang dibahas pada pertenuan ini dapat diakses dibawah ini. Semoga acara internal ini tidak hanya berguna untuk menambah pengetahuan para karyawan Dalle Energy Group terhadap Energi Baru Terbarukan.

Sampai jumpa di kesempatan lain dan diskusi lainnya.

 

From The Desk of Marketing Dalle Energy