PT.Dalle Energy Siap Bangun PLTU Berkapasitas 2×300 MW
Perkembangan KEK Palu; Jika tidak ada aral melintang, insya allah sesuai rencana Kamis (8/4/2016) akan dilaksanakan pertemuan antara Gubernur Sulawesi Tengah selaku Ketua Dewan Kawasan Ekonomi Khusus Sulawesi Tengah dengan PT. Dalle Energy.
Pertemuan tersebut sebagai tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang dilaksankan oleh Representative PT. Dalle Energy, Roy Ngantung dengan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal Daerah (BKPMD) Provinsi Sulawesi Tengah, Sandra Tobondo dan Kepala Administrator Kawasan Ekonomi Khusus Palu, Sudaryano R. Lamangkona.
Rencananya, PT. Dalle Energy telah menetapkan sasaran investasi di Sulawesi Tengah dengan membangun Pembangkit Listrik sebesar 2×300 MW untuk mendukung ketersediaan Energy di Kawasan Ekonomi Khusus Palu. Investasi Sebesar 9 Triliyun tersebut, akan berpusat di Kabupaten Donggala, tepatnya di Desa Dalaka.
Dalam rencana investasi tersebut, PT. Dalle Energy akan menggandeng Perusahaan asal Jepang yang mempunyai basic pada bidang Pembangkit Tenaga Listrik; ucap mereka, di sela-sela pertemuan tersebut.
Diperkirakan proyek listrik tersebut nantinya akan Berdiri Diatas Lahan Seluas 60 Hektar. “Jika kami telah melakukan pertemuan dengan gubernur Sulawesi Tengah, maka Seluruh Rencana akan Segera Dimulai dengan pengurusan perizinan dan tentunya juga penyiapan lahan. Olehnya kami sangat membutuhkan dukungan dari Pemerintah Daerah dan masyarakat”, ujar Roy.,
PT. Dalle Energy juga akan melakukan kunjungan lapangan atau Site Visit ke Kawasan Ekonomi Khusus yang terletak di utara Kota Palu. Ketersediaan Energy Listrik merupakan jaminan bagi Investor atau Tenant yang akan melakukan pembangunan industri di Kawasan Ekonomi Khusus.
“Kami juga akan mengundang Perusahaan-Perusahaan yang sudah menyatakan minat investasi dalam KEK untuk memberikan jaminan ketersediaan dan kebutuhan listrik”, ujar Roy.
Tercatat Sekitar 7 Perusahaan yang telah menyatakan minatnya untuk berinvestasi dibidang Pembangkit listrik untuk mendukung KEK Palu.
Diantara Perusahaan tersebut, PT. Energy Surya Sejati (ESS) telah mengantongi Izin Prinsip dari BKPM R.I dan saat ini sedang melakukan persiapan untuk Tahapan Konstruksi Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya sebesar 200 MW.
Selain itu tercatat pula PT. STM Tunggal Jaya yang menggandeng Group Korean Enginering Consultant Coorporation (KECC) untuk Berinvestasi di KEK pada sektor Kelistrikan Tenaga Surya dengan Kapasitas 10 MW tahap awal. Yang saat ini PT. STM Tunggal Jaya sedang melakukan proses perizinan.
Direncanakan, Rabu (7/4/2016), pihak STM Tunggal Jaya dan KECC Group akan melakukan pertemuan dengan PT.PLN Cabang Palu serta akan melakukan kunjungan lapangan di Kawasan Ekonomi Khusus Palu.




